KEPK (Komisi Etik Penelitian Kesehatan) merupakan lembaga yang diberikan wewenang secara otonomi oleh pihak instansi atau pemerintah untuk melakukan kajian etik penelitian kesehatan melalui 3 prinsip etik, 7 standar etik dan 25 pedoman etik, yang terdiri para reviewer etik penelitian menggunakan subyek manusia sesuai bidang kepakarannya dan sekretaritan.

Tugas pokok dan fungsi KEPK sebagai berikut :

  • Melakukan kajian etik protokol penelitian kesehatan yang mengikutsertakan manusia dan/atau menggunakan hewan percobaan sebagai subyek penelitian
  • Memberikan persetujuan etik (ethical clearance) terhadap protokol penelitian.
  • Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan penelitian yang telah memperoleh persetujuan etik.
  • Melakukan sosialisasi pedoman etik sesuai standard an pedoman WHO.
  • Mengusulkan pemberhentian pelaksanaan penelitian kesehatan terhadap penelitian yang menyimpang/tidak sesuai protokol yang telah diberikan persetujuan etik.
  • Mengajukan kajian ulang protokol penelitian kesehatan dari institusi/lembaga penelitian lainnya yang bersengketa dengan peneliti.
  • Melakukan akreditasi kompetensi komisi etik/lembaga kaji etik, bersama Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Nasional Kesehatan.
  • Melakukan pelatihan etik penelitian kesehatan, baik di institusi/lembaga lain.
  • Membuat laporan kegiatan Komisi Etik kepada institusi.
  • Untuk kelancaran tugasnya, KEPK didukung oleh sekretariat yang kompeten untuk operasional harian yang bersifat administratif.